Warga Sampaikan Kemacetan di Bojongsoang Pada Jumat Curhat Polresta Bandung

GEMEDIANEWS – Jajaran Polresta Bandung melaksanakan kegiatan rutin Jumat Curhat di Aula Desa Cipagalo Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jumat (19/4/2024).

Jumat Curhat ini untuk menampung aspirasi masyarakat, baik curhatan maupun keluhan masyarakat dalam berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. Kusworo Wibowo, Camat Bojongsoang Vena Andriawan, Kepala Desa Cipagalo H. Asep Sobari dan jajaran Polresta Bandung lainnya hadir pada giat rutin Jumat Curhat Polresta Bandung. Hadir pula jajaran Forkopimcam Bojongsoang lainnya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan Jumat Curhat yang dilaksanakan di Desa Cipagalo Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung tersebut, bahwa masyarakat terlihat antusias untuk mengikuti kegiatan rutin tersebut.

“Masyarakat terlihat antusias untuk curhat, di antaranya berkaitan dengan kemacetan. Memang kemacetan Bojongsoang menjadi atensi dari Bapak Bupati Bandung,” kata Kusworo kepada wartawan usai melaksanakan Jumat Curhat di Desa Cipagalo.

Menurut Kapolresta Bandung, kemacetan kendaraan di Jalan Raya Bojongsoang itu salah satunya disebabkan karena terbatas ruas jalannya.

“Demikian pula volume kendaraannya meningkat, sehingga sudah dipikirkan oleh Bapak Bupati terkait dengan langkah-langkah alternatif untuk menindaklanjuti curhatan masyarakat tersebut,” tutur Kusworo.

Lebih lanjut Kusworo mengatakan, terkait dengan curhatan warga itu ada di antaranya permintaan dari warga kepada Babinkamtibmas dan Kapolseknya untuk lebih inten dengan warga.

“Saya pastikan, insya Allah itu akan terlaksana. Kami berikan nomor handphone pribadi saya, nomor handphone pribadi Pak Kapolsek. Agar masyarakat bisa mengakses segera apa yang menjadi curhatan untuk ditindaklanjuti,” tutur Kapolresta.

Kusworo juga mengungkapkan terkaitan dengan curhatan warga tentang banjir. Berkaitan dengan banjir, kata dia, pihaknya sudah berdiskusi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung untuk melakukan langkah-langkah untuk mengurangi sumber dari persoalan banjir yang terjadi di Bojongsoang tersebut.

“Insya Allah Bapak Bupati sudah mengatensi masalah banjir tersebut,” katanya.

Berkaitan dengan kemacetan itu, dikatakan Kusworo, pihaknya menempatkan sejumlah personel kepolisian di titik-titik kemacetan.

“Namun itu tidak menghilangkan kemacetan itu sendiri. Yang ada adalah menjaga masyarakat untuk antri dengan tertib. Ketika ruas jalannya terbatas, volume kendaraannya makin bertambah. Tentunya, ini sudah menjadi atensi Pak Bupati Bandung. Tapi ada langkah-langkah alternatif untuk mengurangi kemacetan di kawasan Bojongsoang,” tuturnya

Ia mengatakan penempatan personel di jalur Jalan Raya Bojongsoang itu, di antaranya adalah misalnya ada pedagang kaki lima yang menjajakan jajanannya. Kemudian orang yang belanjanya tidak mau parkir di luar badan jalan.

“Itu yang mengakibatkan kemacetan. Itu fungsinya, polisi untuk melakukan hal itu,” katanya.

Kemudian, kata dia, saat aktivitas masyarakat sedang menyeberang jalan. Hal itu kemudian diatur, semoga bisa lebih baik.

“Masyarakat yang tidak sabar saat mengantri, terpaksa harus mendahului kendaraan di depannya dengan menggunakan lajur yang berlawanan arus. Maka ini bisa menyebabkan kemacetan yang stag dan ini diharapkan tidak terjadi dengan adanya penebalan atau penempatan personel polisi yang ada di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Bojongsoang Vena Andriawan mengucapkan selamat datang kepada Kapolresta Bandung, bahwa Desa Cipagalo sebagai etalase kecamatan yang berbatasan dengan Kota Bandung.

Ia menjelaskan kemacetan di Jalan Bojongsoang semakin luat biasa karena tingginya volume kendaraan. Untuk mengurai kemacetan, Camat berusaha untuk komunikasi dengan sejumlah pihak dalam upaya mengurangi atau mengurai kemacetan tersebut.

Vena juga mengungkapkan permasalahan banjir, sampah dan persoalan lainnya pada kesempatan Jumat Curhat itu.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *