Tatang Rusmana Tersenyum Bahagia Miliki Rumah Baru, Kapolresta Bandung, “Sebaik-baiknya Manusia Bermanfaat Bagi Orang Lain”

GEMEDIANEWS – Tatang Rusmana (40), terlihat ceria dan tersenyum bahagia saat menerima kunci rumah dari Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo didampingi Kapolsek Cicalengka Kompol Deni, Selasa (23/4/2024).

Saat itu, Kapolresta Bandung hadir pada kegiatan peresmian bangunan rumah layak huni hasil kegiatan bakti sosial Polri Presisi Beyound Trust Presisi 2024 Polsek Cicalengka Polresta Bandung di Kampung Cibolang RT 01/RW 10 Desa Narawita Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung.

Rumah yang baru saja diresmikan Kombes Pol Kusworo Wibowo itu, kini ditempati Tatang bersama istrinya, Siti Rohayati (37) dan dua anaknya.

Pembangunan rumah permanen yang ditempati keluarga Tatang itu dengan fasilitas ruang keluarga, dua kamar tidur, dapur dan tempat mandi keluarga.

Pembangunan rumah itu selama 40 hari. Sebelumnya rumah Tatang yang merupakan peninggalan kedua orang tuanya pada 30 tahun silam itu, kondisinya sudah reyot. Dinding rumahnya yang terbuat dari bilik bambu dan kayu sudah banyak yang bolong. Atap rumahnya sudah banyak yang bocor sehingga disaat turun hujan, air masuk ke dalam rumah. Papan rumahnya pun sudah banyak yang bolong, dan bagian belakang rumahnya terancam ambruk.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, sebelum rumah Tatang ini dibangun, kondisi dinding rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu dan kayu hampir roboh.

“Sebelumnya, setiap hujan selalu bocor. Makanya, setiap turun hujan, Pak Tatang ini selalu was-was dan langsung menyediakan ember untuk menampung air hujan yang masuk ke dalam rumahnya,” kata Kusworo.

Melihat kondisi rumah yang memprihatinkan, imbuh Kusworo, jajaran Polsek Cicalengka bersama Muspika Cicalengka beserta warga masyarakat lainnya turut membantu untuk membangun rumah Tatang yang sebelumnya memprihatinkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah membantu membangun rumah Pak Tatang. Baik yang sudah menyumbangkan materi, tenaga dan hal lainnya,” katanya.

Kapolresta Bandung mengungkapkan bahwa, peresmian pembangunan rumah layak huni yang ditempati keluarga Tatang itu, di mana Tatang dalam kesehariannya bekerja bantu-bantu di Mapolsek Cicalengka selama kurang lebih 24 tahun.

“Ketika Pak Kapolsek Cicalengka datang ke rumahnya Pak Tatang, kelihatan rumahnya itu dengan dinding anyaman kayu. Di setiap turun hujan, itu banjir rumahnya,” tuturnya.

“Tidak ada kasur di dalam rumahnya. Rumahnya mau ambruk. Alhamdulillah, Pak Kapolsek menginisiasi anggota-anggota Polsek ikut urun rembuk dalam membangun rumahnya Pak Tatang ini, termasuk kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat setempat ikut urun rembuk,” imbuh Kusworo.

Sesuai dengan slogannya, kata dia, sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat bagi orang lain. “Semoga ini bisa bermanfaat buat Pak Tatang, dan keluarganya semakin nyaman,” harapnya.

Kusworo berharap apa yang menjadi kebaikan Kapolsek Cicalengka ini bisa menular kepada masyarakat lain.

“Supaya bisa membudayakan kebiasaan tolong menolong, gotong royong dan saling bantu,” katanya.

Selama beberapa bulan ini, kata Kusworo, ada tiga rumah yang dibangun dari rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni.

“Alhamdulillah muncul beberapa tokoh masyarakat lainnya, yang turut melakukan hal yang sama. Selain daripada program pemerintah yang memang juga ada program rutilahu tersebut,” katanya.

Di luar itu, kata dia, yang tidak diajukan dan belum mendapatkan program rutilahu dari pemerintah, ini yang dilakukan dalam program rutilahu tersebut.

“Yang mendapatkan bantuan dalam program rutilahu itu, dipastikan tidak ada sengketa lahan. Kemudian yang diajukan untuk mendapatkan bantuan rutilahu, yang belum mendapatkan persetujuan dari pemerintah daerah. Sehingga sudah tidak ada harapan lagi rumahnya direnovasi,” katanya.

Di tempat sama, Tatang Rusmana mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Bandung, Kapolsek Cicalengka dan jajaran Muspika Cicalengka serta masyarakat lainnya, yang sudah mewujudkan pembangunan rumahnya.

“Bingung apa yang harus saya katakan. Saya pun tak bermimpi akan memiliki rumah ini,” kata pria yang sehari-hari bekerja cleaning servis di Polsek Cicalengka sejak tahun 2000 sampai sekarang.

Tatang pun mengaku senang sekali, memiliki rumah layak huni setelah dibangun oleh Polsek Cicalengka dan para pihak lainnya.

“Rumah saya ini sekitar 30 tahun, dari peninggalan kedua orang tua belum diperbaiki. Kondisinya sudah rusak, sebelum diperbaiki,” katanya.

Tatang mengatakan, sebelumnya kondisi rumahnya sudah rusak, bagian atapnya bocor, dan papan rumah panggungnya sudah bolong.

“Bagian belakang rumah sudah doyong dan terancam ambruk,” katanya.

Ia mengatakan rumahnya dibangun kembali oleh Polsek Cicalengka, setelah ada dari pihak Polsek yang berkunjung ke rumahnya. Setelah melihat kondisi rumahnya tidak layak huni, katanya, kemudian diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari pembangunan rumah layak huni.

“Pembangunan rumah ini selama 40 hari. Intinya, saya bahagia dan senang memiliki rumah layak huni. Alhamdulillah, saat ini sudah bisa dihuni, dengan diisi perlengkapan perkakas rumah seperti kursi, lemari dan tempat tidur,” katanya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *