Semua Desa di Kec. Cimenyan, Kang DS: Layak Jadi Desa Wisata

KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa semua desa yang ada di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung layak jadi desa wisata karena banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan.

Hal ini diungkapkan Bupati Bandung pada giat Rembug Bedas ke-95 di GOR Griya Mandala Permai Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Senin (18/3/2024).

“Semua desa di Kecamatan Cimenyan layak jadi desa wisata,” katanya.

Ia menyebutkan di Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan, ada tempat wisata yang dikenal dengan wisata oray tapa.

“Bisa menjadi daya dukung untuk menjadi desa wisata. Termasuk Desa Mandalamekar ini,” katanya.

Untuk mengembangkan desa wisata itu, Dadang mendorong para Ketua RW di masing-masing desa untuk berunding. Kemudian dibahas di tingkat musdes (musyawarah desa) untuk mengembangkan desa wisata tersebut.

“Nanti saya siap akan buat SK (Surat Keputusan), untuk menjadi desa wisata,” katanya.

“Saya berharap warga dan ketua RW kompak, untuk mengembangkan desa wisata,” imbuhnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna pun mengintruksikan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung untuk membuat SK-nya.

“Desa wisata itu bisa dikelola oleh masyarakat. Mulai dari wisata religi, wisata alam. Apalagi di Kecamatan Cimenyan dikenal dengan sentra produksi peuyeum, dan banyak perkebunan bambu atau awi, sentra sapi dan potensi lainnya yang dapat mendukung pengembangan desa wisata itu,” tutur Kang DS.

Selain membahas desa wisata, orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini bahas pentingnya pendirian bangunan baru SMAN di Kecamatan Cimenyan.

“Pentingnya prasarana sarana pendidikan SMAN ini untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang mengharapkan segera ada pembangunan sekolah tersebut,” katanya.

Kang DS sudah mengusulkan pembangunan 22 SMAN ke Provinsi Jabar untuk penambahan sekolah baru di Kabupaten Bandung, termasuk di Kecamatan Cimenyan.

Karena tak kunjung dibangun oleh provinsi, Bupati Bedas ini merencanakan untuk membangun tiga lokal kelas jauh SMAN di Kecamatan Cimenyan.

“Di Cimenyan, SMAN cocoknya di dua tempat. Sekolah itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas SDM para siswa di Cimenyan. Kita akan kembali mendatangi provinsi, jika tak sanggup kita akan bangun sekolah,” tuturnya.

Pada Rembug Bedas itu, Bupati menyerahkan bantuan wakaf buku, kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk ojeg pangkalan, nomor induk berusaha, bantuan dana stimulan untuk perbaikan rumah tidak layak huni, dan bantuan lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mandalamekar Budi Hartono mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung dan Bunda Bedas di Desa Mandalamekar dalam upaya menjalin dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat dalam program Rembug Bedas.

Budi menyebutkan sedikitnya ada tujuh program prioritas Bupati Bandung yang sudah masuk dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Desa Mandalamekar.

Di antaranya program insentif guru ngaji, pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, BPJS Ketenagakerjaan, kartu tani Sibedas, insentif untuk Ketua RT, Ketua RW, ustadz, ustadzah, marbot, dan takmir masjid serta program lainnya.

Budi mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas adanya pengerjaan pengecoran jalan dan pembangunan lainnya di Desa Mandalamekar.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *