Pelaksanaan Tes Fisik Atlet Berprestasi Program DBON, Ini Kata Ketua KONI Yana Suryana

GEMEDIANEWS – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan tes fisik atlet berprestasi di Gymnasium SOR Jalak Harupat Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, Sabtu (11/5/2024).

Kegiatan dalam menumbuhkan Spirit Bedas itu merupakan program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pada Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan itu pula dalam upaya mewujudkan “Kolaborasi menjadi Bedas berprestasi”.

Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Dispora Kabupaten Bandung Kawaludin turut hadir di tengah-tengah para atlet berprestasi tersebut. Sebagai wujud hadirnya pemerintah di tengah-tengah para atlet yang berasal dari berbagai cabang olahraga yang berada dibawa naungan KONI Kabupaten Bandung.

Demikian pula Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana yang akrab disapa Ustad Persib, turut hadir dan memberikan semangat atau support kepada para atlet asal Kabupaten Bandung. Selain itu, Sekretaris Dispora Kabupaten Bandung, Ketua Bapopsi dan jajaran Pengurus KONI Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Tes Fisik Atlet Berprestasi Program DBON, Ini Kata Ketua KONI Yana Suryana
Pelaksanaan Tes Fisik Atlet Berprestasi Program DBON, Ini Kata Ketua KONI Yana Suryana

“Alhamdulillah, hari ini KONI Kabupaten Bandung sedang melaksanakan giat Tes Fisik Atlet Berprestasi Program Desain Besar Olah Raga Nasional (DBON) Bidang Pembinaan Prestasi yang berlangsung di Gymnasium Jalak Harupat,” kata Yana Suryana dalam keterangannya, saat giat berlangsung, Sabtu siang.

Yana Suryana mengungkapkan ada beberapa tes yang dilakukan, mulai dari tes lari, pengujian V02 max untuk mengukur tingkat oksigen maksimum selama beraktivitas.

“Selain itu juga atlet-atlet unggulan ini akan melakukan tes kekuatan dengan menggabungkan latihan seperti sit up atau push up untuk mengukur respon tubuh terhadap latihan tertentu,” ujarnya.

Dikatakan Yana Suryana, pengujian fleksibilitas juga dilakukan untuk mengukur fleksibilitas tubuh apakah memiliki ketidakseimbangan postur, kaki, atau rentang gerak.

“Tes fisik ini bertujuan untuk mengukur kemampuan atlet yang akan dipersiapkan untuk PORPROV 2026,” katanya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *