Diikuti Siswa SD/MI/Disabilitas, Berlian Fest 2024 Kemas Lomba Menulis Surat untuk Bupati Bandung

GEMEDIANEWS – Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi mengatakan bahwa Dinas yang dipimpinnya merupakan perpustakaan umum yang mempunyai tugas memberikan pelayanan perpustakaan kepada semua masyarakat Kabupaten Bandung yang berjumlah 3,7 juta jiwa yang tersebar di 31 kecamatan, 270 desa dan 10 kelurahan.

Hal ini dikatakan Teguh Purwayadi saat menyambut kehadiran Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna dan Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna pada saat pelaksanaan pembukaan Bedas Literasi Ramadan Festival (Berlian Fest) 2024 di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (15/3/2024).

“Dalam meningkatkan pelayanan perpustakaan dan meningkatkan kegemaran membaca, Dispusip Kabupaten Bandung menyelenggarakan salah satu inovasi kegiatan di bulan Ramadan, yaitu Bedas Literasi Ramadan Festival atau Berlian Fest 2024,” tutur Teguh dalam keterangannya.

Teguh mengungkapkan maksud dan tujuan dilaksanakannya Berlian Fest 2024 ini adalah terwujudnya peningkatan pelayanan perpustakaan untuk masyarakat Kabupaten Bandung di bulan Ramadan.

“Membudayakan gemar membaca masyarakat, program literasi keluarga, literasi sekolah dan literasi masyarakat, serta terwujudnya generasi yang literat di bulan Ramadan,” katanya.

Melalui Berlian Fest 2024 ini, imbuhnya, dapat memudahkan masyarakat dalam menyalurkan kemampuan.

“Meningkatkan IPLM (Indek Pembangunan Literasi Masyarakat), serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” harap Teguh.

Teguh mengatakan pada pelaksanaan
kegiatan Bedas Literasi Ramadan Tahun 2024 terdiri dari memberikan santunan kepada anak yatim piatu, santunan bagi anak stunting, pemberian sembako bagi PHL (pekerja harian lepas) di Lingkungan Dispusip, pemberian sembako bagi cleaning service dan security di lingkungan Dispusip Kabupaten Bandung.

Tak kalah menarikannya dalam pelaksanaan Berlian Fest 2024 ini, katanya, turut dilaksanakan berbagai perlombaan. Di antaranya lomba cerdas cermat Bunda Literasi Desa se-Kabupaten Bandung.

“Para pesertanya adalah Bunda Literasi RW di desanya masing-masing,” katanya.

Berlian Fest 2024, Teguh Purwayadi: Diisi Lomba Cerdas Cermat Bunda Literasi Desa se-Kab Bandung
Berlian Fest 2024, Teguh Purwayadi: Diisi Lomba Cerdas Cermat Bunda Literasi Desa se-Kab Bandung

Teguh menyebutkan pada hari kemarin telah dilaksanakan perlombaan cerdas cermat Bunda Literasi mempertandingkan 56 Bunda Literasi Desa yang diwakili tiga orang perwakilan bunda literasi RW.

“Dalam lima hari kedepan setiap hari ada 56 desa yang akan berlomba sehingga nanti ada 10 Bunda Literasi Desa terbaik yang akan diperlombakan kembali di Grand Final pada Saat Festival Literasi,” jelasnya.

Kemudian, dilaksanakan lomba kolase tingkat TK/Paud. Lomba menulis surat untuk Bapak Bupati Bandung Tingkat SD/MI/Disabilitas.

“Kemudian dilaksanakan lomba membaca puisi untuk Tingkat SMP/SLTP/MTs/Disabilitas. Selain itu lomba mereview buku di iBandungkab untuk Tingkat SMA/SLTA/MA/Disabilitas,” katanya.

Teguh mengungkapkan bahwa kegiatan Berlian Fest 2024 juga diisi bazar buku.

“Penerbit Erlangga dan SPKN sudah hadir mengikuti kegiatan ini dari kemarin,” katanya.

Selain bazar buku, imbuh Teguh, juga ada bazar UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Bazar UMKM ini diikuti oleh para TBM mitra Dispusip yang memiliki produk unggulannya masing-masing.

“Hal ini sejalan dengan konsep TPBIS (Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial), diantaranya ada Tahu Mang Yayat, Jamu Mba Pri, Cilok Literasi dan UMKM-UMKM lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, setiap pemenang perlombaan pada kegiatan Berlian Fest 2024 ini akan diperlombakan kembali pada acara Festival Literasi yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei mendatang.

“Sekaligus pada acara Festival Literasi tersebut akan diagendakan kegiatan pemecahan rekor MURI Bunda Literasi terbanyak. Tentunya hal tersebut tidak terlepas atas perhatian yang besar dari Bapak Bupati Bandung dan Bunda Literasi sehingga sampai saat ini Kabupaten Bandung memiliki Bunda Literasi sampai tingkat RW,” tuturnya.

Teguh menyebutkan Kabupaten Bandung adalah pertama di Jawa Barat dengan memiliki Bunda Literasi sampai tingkat RW, yaitu sebanyak 4.308 Bunda Literasi, 31 Bunda Literasi Kecamatan, 279 Bunda Literasi Desa dan 10 Bunda Literasi Kelurahan.

“Bunda literasi pertama di Jawa Barat sampai tingkat RW, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat,” katanya.

Teguh pun mengaku prihatin minat baca di Indonesia terbilang rendah, yaitu satu berbanding 1000 orang. Artinya hanya satu orang yang minat baca, sehingga negara Indonesia peringkat ke-60 dari 61 negara di dunia.

“Oleh karena itu, kami berusaha untuk mendorong masyarakat membudayakan minat baca. Salah satunya melaksanakan Berlian Fest 2024,” katanya sambil menyebutkan sekitar 1500 orang per bulan kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung.

Ia menyebutkan bahwa Dispusip Kabupaten kini memiliki mobil perpustakaan keliling, semasa kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

“Selain itu memiliki 16 unit motor baca (Torca) untuk 16 kecamatan di Kabupaten Bandung. 15 Torca lagi akan diserahkan ke 15 kecamatan di Kabupaten Bandung pada bulan Mei 2024. Itu membuktikan peran serta Pak Bupati Bandung sangat luar biasa,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *